Monthly Archives: June 2017

Karakteristik konten berkualitas (High quality content) dalam bisnis online

Sering sekali ada perdebatan di formum-forum internet marketing tentang teknik penulisan kontent yang baik untuk seo (seo friendly content). Itu semua wajar-wajar saja, karena lain orang lain pula persepsinya tentang konten yang baik. Ketika bertemu dengan thread debat seperti itu alangkah baiknya jika kita memposisikan diri sebagai pendengar yang baik saja.

Sebagian pakar internet marketer berpendapat bahwa, konten yang bagus untuk mendapatkan posisi terbaik di mesin pencari adalah konten yang panjang. Jadi jangan heran, terkadang kita menemukan artikel berbelit-belit saat searching. Itu semua karena si author menganut aliran “long article” ini.

Sebagian lain berpendapat bahwa konten yang baik adalah konten yang banyak mengandung kata kunci. Sehingga terkadang dalam satu artikel kita bisa menemukan banyak sekali pengulangan kata, artinya author web/ blog tersebut lebih mementingkan keyword.

Ada juga marketer lebih mementingkan teknik penulisan, seperti penggunaan bold (cetak tebal), tulisan miring, quote,  atau pewarnaan pada kata/ kalimat yang mengandung keyword utama. Maka kadang kita menemukan sebuah artikel engan banyak gaya penampilan tulisan.

Pada dasarnya semua paparan diatas hanyalah menyangkut teknik penyajian kontent (tulisan) saja. Pada tatanan konsep, konten berkualitas tinggi tidaklah ribet. Inti dari kualitas adalah kepuasan user (pembaca). Semakin puas seorang pembaca terhadap artikel/ kontent yang kita sajikan maka semakin baik kualitas kontent tersebut.

Selanjutnya turunankan konsep kepuasan tersebut dalam teknik penulisan. item sederhanaya sebagai berikut:

  1. Orang lebih suka membaca tulisan/ melihat konten yang to the point (langsung pada inti permasalahan)
  2. Konten yang kaya lebih disukai dairpada kontent apa adanya. Kaya dalam artian sebuah tulisan artikel memiliki ilustrasi lengkap baik dalam bentuk percontohan, gambar ataupun dilengkapi video.
  3. Mesin pencari menghitung kualitas sebuah kontent dari kepuasan user (pembaca). Kepuasan user dinilai berdasarkan time per visit + bounce rate. Apa arti kedua istilah tersebut, kita lanjut di lain kesempatan.. (ngantuk)