Ikhwan Arief

Industrial Engineering Department – Faculty of Engineering – Universitas Andalas

Error 500 Bikin Repot

without comments

Error 500 merupakan error yang tidak bisa ditebak tanpa melakukan pemeriksaan lengkap. Error 500 ini biasanya tidak bisa dijawab melalui penerawangan terhadap si server.

Error 500 itu sendiri merupakan laporan dari server bahwa terjadi masalah di server ketika proses dijalankan, tetapi server tidak bisa melaporkan apa kejadian spesifik berdasarkan kode status kesalahan HTTP secara umum.

Silahkan baca link ini untuk daftar kode status server : https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_HTTP_status_codes.

Kelompok kesalahan 5XX merupakan kode kesalahan proses HTTP ketika server menerima instruksi, tetapi “tidak mampu” melaksanakan instruksi tersebut karena beragam penyebab. Sederhananya, si server jadi tulalit. Bukan telolet ya …

Pesannya bisa salah satu dari yang berikut ini:

  • 500 Internal Server Error
  • HTTP 500 – Internal Server Error
  • Temporary Error (500)
  • Internal Server Error
  • HTTP 500 Internal Error
  • 500 Error
  • HTTP Error 500
  • 500. That’s an error

Keywordnya adalah kata Error dan angka 500

Bila anda adalah pemilik server tersebut, beberapa langkah berikut bisa dikerjakan sebelum “panik”. Hehehe

Error pada permission. Pada kejadian paling umum dan sederhana adalah, adanya permission yang tidak sesuai di server. Baik itu pada file, maupun pada direktori. Kalau ini yang terjadi, permission pada PHP atau script CGI bisa dijadikan kambing hitamnya. Biasanya yang dilakukan adalah mengubahnya menjadi 0755 atau -rwxr-xr-x

Penyebab lainnya bisa saja karena waktu proses pada PHP nya sudah mentok. Umpamanya, ada script dalam aplikasi di server anda yang perlu mengakses sebuah alamat di luar server, dan karena saking lamanya proses yang terjadi, server lantas tulalit dan melaporkan error 500. Solusinya dengan menaikkan PHP process timeoutnya. Berapa? Disesuaikan saja.

Bisa saja error 500 terjadi akibat kekeliruan penulisan syntax pada file .htaccess. Walaupun ini tidak terlalu sering, tapi akan bisa membantu bila diperiksa juga instruksi yang diberikan kepada server melalui file tersebut.

Melapor ke hosting service provider anda merupakan jalan keluar lainnya. Karena bisa saja, error log yang anda baca, akan berbeda dengan yang ada dengan mereka. Mungkin pada skala hosting provider malahan lebih detail. Kalau server anda merupakan server kampus, melapor kepada tim IT kampus merupakan langkahnya.

Bila anda akan meminta tolong kepada teman atau siapapun, pasti akan sering diminta izin akses ke Control Panel. Sangat sering terjadi, ketika sampai di langkah ini komunikasi terhenti. Bisa dimaklumi, sebab tim IT tidak akan rela memberikan kunci servernya kepada orang asing. Tapi percayalah, teman yang baik tidak akan meng-aneh-aneh-i server anda.

Analoginya itu seperti kalau anda sakit dan perlu ke dokter. Tentunya anda akan ditanyain segala macam dulu oleh dokter dan bahkan – maaf – sampai disuruh buka pakaian segala kan? Karena anda ingin sehat, tentunya anda akan izinkan si dokter memeriksa anda secara lengkap bukan? Dokter kan juga punya kode etik, kalau tidak tentunya izin prakteknya bisa dicabut.

Intinya, kalau ketemu Error 500, bacalah Error Log di server, sebelum panik.

Written by ikhwanarief

January 22nd, 2018 at 8:20 am