Monthly Archives: Januari 2017

You are browsing the site archives by month.

Ibnu Abbas RA menjelaskan, ada 7 indikator kebahagiaan hidup di dunia, yaitu :

  1. Qolbun Syakirun (hati yang selalu bersyukur), artinya selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stres, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.
  2. Al-Azwaju Shalihah, yaitu pasangan hidup yang shaleh/shalihah. Pasangan hidup yang shaleh/shalihah akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sakinah.
  3. Al-Auladul Abrar, yaitu anak yang berbakti. Do’a anak yg shaleh/shalihah kepada orang tuanya dijamin dikabulkan ALLAH SWT, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh / sholehah. Investasi abadi selamanya.
  4. Al-Biatu Sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita. Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.
  5. Al-Malul Halal, atau harta yang halal, bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup.
  6. Tafaquh Fid-Dien, atau semangat untuk memahami agama, dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.
  7. Umur yang barokah, artinya umur yang semakin tua semakin shaleh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan sang pencipta. Inilah semangat hidup orang-orang yang barokah umurnya.

Sesungguhnya medan peperangan terbesar berada di pikiran kita, karena pikiran itu sangat kuat dan dapat mempengaruhi kehidupan seseorang.

Ada pepatah mengatakan :

  • Menabur dalam pikiran akan menuai tindakan
  • Menabur tindakan akan menuai kebiasaan
  • Menabur kebiasaan akan menuai karakter

Apapun yang kita tanamkan dalam pikiran, hal baik atau buruk, pikiran kita akan segera menerima, merespons dan menumbuhkannya. Sadar atau tidak, sering kita menilai buruk diri kita sendiri misalnya :

  • Hidupku penuh masalah.
  • Aku tidak akan berhasil.
  • Sakitku tidak akan sembuh.
  • Aku bodoh tidak berguna.
  • Aku miskin.
  • Masa depanku suram
  • dan sebagainya

Hal-hal negatif yg kita ucapakan itu akan direspon oleh pikiran kita dalam bentuk sikap &dan tindakan yang selanjutnya akan menghasilkan sesuatu yg sama. seperti kita tanamkan dalam pikiran kita. Oleh karena itu, tanamkanlah hal-hal yang positif di benak kita.

Saya beberapa kali bertemu dan belajar dengan para pengusaha-pengusaha yang omsetnya sudah milyaran perbulan bahkan perhari dan perusahaanya selalu mengalami kebanjiran order. Ketika saya belajar dengan mereka, saya sangat terkejut sekali ketika sudah membahas soal Markeing Langit.Ternyata para pengusaha tersebut yang omsetnya bisa milyaran per bulan, mereka bisa mendapatkan omset segitu karena mereka mempraktekan ilmu marketing langit terlebih dahulu sebelum mempraktekan ilmu marketing bumi. Apakah Anda sudah tau Marketing Langit itu apa ?
Marketing Langit itu adalah usaha-usaha yang kita lakukan selain dengan ilmu-ilmu dunia. Lalu Contoh dari marketing langit itu apa saja ?

  1. Ketaatan para istri kepada suaminya
  2. Melaksanakan Ibadah Solat wajib tepat waktu
  3. Melaksanakan ibadah solat sunnah (Dhuha & Tahajud)
  4. Sedekah Setiap Hari
  5. Berbakti kepada orang tua
  6. Bersilaturahim

Kebanyakan dari anda mungkin ada yang lebih memikirkan urusan marketing dunia daripada marketing langit saat ini. Sekarang coba anda renungkan sebenarnya anda berbisnis saat ini hanya untuk mengejar urusan dunia saja atau anda berbisnis untuk mengejar urusan akhirat. Jika anda dalam berbisnis hanya mengejar urusan dunia pantaslah anda mengalami hal-hal seperti ini

  1. Closing sedikit anda marah-marah
  2. Ketika anda berbisnis yang penting untung banyak, masalah produk bermanfaat atau tidak saya tidak mau tahu.
  3. Marah-marah di sosial media ketika di phpin customer
  4. Memaksa customer untuk cepat-cepat transfer dan beli produk yang kita jual
  5. Jengkel pada upline yang tidak bisa bimbing
  6. Jengkel pada member jika mereka tidak aktif
  7. Anda terobsesi pengen cepat kaya dalam waktu singkat sehingga dalam berbisnis anda tidak ingin tau ini bisnis atau haram
  8. Jika anda dalam berbisnis seperti itu naudzubilah, sesungguhnya urusan dunia itu hanyalah tipuan belaka dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah yang akan kekal.

Percayalah jika anda berbisnis hanya terobsesi dalam urusan uang dunia saja saja maka

  1. Sebanyak apapun anda mempunyai harta maka anda tidak akan pernah merasa cukup.
  2. Walaupun Anda mempunyai harta ratusan juta maka hatimu akan mengalami kegelisahan yang terus menerus seolah-olah hidup ini tidak ada artinya
  3. Anda akan semakin jauh dari pertolongan Allah SWT
  4. Anda akan semakin jauh dari apa yang yang diperintah Allah SWT dan Rasulnya.

Apalagi jika anda dalam berbisnis sudah mengabaikan urusan halal dan haram. Janganlah kamu berpikir bahwa cari uang yang haram saja susah apalagi yang halal. Sungguh cara berpikir orang demikian adalah cara berpikir orang-orang bodoh. Rejeki Allah SWT Itu luas dan rejeki yang halalpun masih banyak di dunia ini tapi kenapa anda masih mencari nafkah/harta dari jalur yang haram. Apakah Anda tidak kasihan dengan anak dan pasangan anda, mereka dikasih makan dari jalur yang haram. Jika anak anda di beri makan dari jalur yang haram, maka mau jadi apa nantinya anak anda ?. Jika anda dalam mencari rejeki dari jalur yang haram maka anda akan mengalami hal-hal seperti berikut

  1. Keluarga berantakan.
  2. Anak kurang ajar dan tidak mau menurut sama orang tuanya.
  3. Suasana rumah terasa seperti neraka dan merasa sudah tidak ada lagi ketenangan di rumah.
  4. Anda mencari kesenangan kesenangan dunia agar hati anda tenang tetapi justru yang didapat malah hati anda akan semakin gelisah.

Jika anda berbisnis sudah mengalami hal hal seperti ini maka segeralah bertaubat dan luruskan niat anda dalam berbisnis. Bukankah anda sudah sering mendengar perkataan seperti ini bisnis itu bukan masalah untung rugi tetapi masalah surga dan neraka.Memanglah demikian, berbisnis itu bisa mengakibatkan seseorang masuk surga dan bisa mengakibatkan seseorang masuk neraka. Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya susah menjadi sangat kaya raya. Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya kaya raya menjadi miskin sekali. Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya rajin beribadah menjadi lalai dalam beribadah. Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya lalai dalam beribadah setelah berbisnis justru malah semakin dekat dan rajin dalam beribadah. Kembali Lagi ke teknik marketing langit. Sebelum anda belajar marketing dunia sebaiknya anda perbaiki dulu marketing langitnya, agar apa ?

Agar percepatan bisnis anda meningkatkan jauh lebih cepat. Mulai sekarang coba hal – hal sebagai berikut

  1. Perbaiki Hubungan antara anda dan suami anda. Rejeki suami itu tergantung pada istrinya. Jika istrinya semakin soleha maka rejeki suami dan keluarganya akan di permudah. Berikut 9 ciri-ciri wanita yang akan membawa rezeki buat suaminya
    • Wanita yang taat pada Allah dan rasulNya.
    • Wanita yang taat pada suaminya.
    • Wanita yang melayani suaminya dengan baik.
    • Wanita yang berhias hanya untuk suaminya.
    • Jika ditinggal menjaga kehormatan dan harta suami
    • Wanita yang senantiasa meminta ridha suami atasnya
    • Wanita yang menerima pemberian suami dengan ikhlas
    • Wanita yang bisa menjadi partner meraih ridha Allah.
    • Wanita yang tak pernah putus doa untuk suaminya.
  2. Solat wajib dijalankan tepat waktu. Untuk perempuan lebih baik solat di rumah, jika ingin di masjid boleh asalkan dapat ijin dari suaminya. Untuk Laki-laki di wajibkan untuk di masjid secara berjamaah
  3. Melaksanakan ibadah solat sunnah ( Dhuha dan Tahajud). Kerjakan solat sunnah dhuha 6 rakaat dan solat tahajud 11 rokaat jika rejeki anda ingin di lancarkan. Jika anda ingin kaya dalam 40 hari lakukan solat sunnah ini dalam waktu 40 hari tanpa putus 1 hari pun.
  4. Sedekah Setiap Hari. Sedekah itu lebih baik sedikit tapi tiap hari daripada banyak tapi cuman sekali. Jauh lebih baik jika sedekahnya banyak dan tiap hari. Alhamdulilah saya pernah praktek ilmu sedekah ini hasilnya luar biasa.Dulu saya praktek sedekah 20% dari penghasilan setiap hari saya kehidupan saya jauh lebih baik. Tapi jika anda masih pemula saya sarankan rutinkans sedekah 1000 setiap hari, dan jangan sampai putus dalam waktu 40 hari.
  5. Berbakti kepada orang tua. Jika anda sampai detik ini masih punya kedua orang tua muliakan mereka. Terutama ibu. Ibumu itu keramat. Semakin kamu memuliakan ibumu, hidup anda akan jauh lebih baik daripada sekarang. Minta doa ke mereka agar urusan kehidupan anda selalu di permudah.
  6. Silaturahim.Mulai sekarang anda seringkan silaturahim ke orang-orang entah itu di dunia online atau offline tujuannya adalah menjalin rasa kekeluargaan. Jangan sampai anda silaturahim cuma pas ada butuhnya doang. Ingat,”Sebelum Anda Menjalankan Strategi Marketing Bumi, Anda Jalankan Dulu Strategi Marketing Langit” karena sebaik apapun rencana anda tidak akan bakal terwujud jika Allah SWT tidak meridhoi. “Dalam Hal Apapun Biasakan Menggunakan Prinsip : Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus” , karena semua yang ada di dunia ini sudah di atur sama Allah SWT. Anda minta mobil mintanya ke Allah SWT, Anda ingin umroh di bulan maret mintanya ke Allah SWT, Anda ingin banjir order mintanya ke Allah SWT Juga. “Bersuyukurlah Apa Yang Sudah Anda Miliki”. Sebelum anda menerima rejeki yang lebih banyak lagi lebih baik anda bersykur terlebih dahulu. Perbesar wadahnya, Dan Pantaskan diri terlebih dahulu jika anda ingin minta rejeki yang lebih banyak. Jangan sampai anda Lalai dari urusan akhirat karena urusan-urusan dunia. Sungguh urusan dunia itu menipu. Ada banyak ayat yang bercerita bahwa urusan akhirat jauh lebih baik daripada urusan dunia

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32)

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui” (QS Al-Ankabut 64)

Semoga jadi jalan kebaikan. Aamiin…

Suatu hari seorang Raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang. Lalu sang raja berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi.  Sang raja kemudian  memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini. Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor ke sang raja dimana seekor elang telah terbang tinggi dan melayang di angkasa. Namun yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya. Raja pun memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil menyembuhkan dan membuat elang ini terbang. Berbagai usaha telah dilakukan, tetapi elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya. Kemudian sang raja bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang dan sang raja meminta bantuan petani itu. Keesokan harinya ketika sang raja mengunjungi elang ini, sang raja kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi. Dengan penuh penasaran sang raja bertanya kepada petani, apa yang ia lakukan. Petani menjawab “saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya “. Dahan itu yang membuatnya selama ini nyaman sehingga malas untuk terbang. Kita dilahirkan sebagai pemenang, kita ditakdirkan untuk terbang tinggi, namun, ada yang memegang terlalu erat, yaitu  ketakutan, tidak ada yang mau melepaskan ketakutan itu dan tidak beranjak dari posisinya atau kadang kita terlalu memegang zona kenyamanan, hingga takut dan tidak mau melepaskannya.

Lepaskan segala ketakutan itu, lepaskan zona kenyamanan itu, kenali diri anda serta tumbuhkan kekuatan dan rasa percaya diri anda.  Maka anda akan terbang tinggi dan tanpa kita sadari, Allah SWT mengirimkan suatu keadaan, situasi dimana orang lain seperti teman/saudara/kekasih/orang tua untuk sesekali memotong dahan kenyamanan kita. Supaya iman dan kapasitas kita bertumbuh dan naik ke level yang lebih tinggi baik peringkat, penghargaan, penghasilan, kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan. Hidup ini 100% tanggung jawab anda. Kenali dirimu dan Potensimu karena Takdir kita adalah seorang  pemenang.