Monthly Archives: Oktober 2016

You are browsing the site archives by month.
  1. Ilmu itu merupakan tempat persemaian setiap kemuliaan, maka taburkanlah kemulian dan anda harus berhati – hati jika tempat persemaian itu tidak melahirkan suatu kebanggan ( Imam Syafii)
  2. Ketahuilah bahwa ilmu itu tidak akan didapat dari seseorang yang cita – cita hidupnya hanya demi makanan dan pakaian. (Imam syafii)
  3. Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu maka cintailah mereka. Jika kau tidak mencintai mereka janganlah engkau membenci mereka ( Umar bin Abdul Aziz)
  4. Janganlah rumahmu kamu jadikan kandang, hanya roti dan air yang kamu sediakan. Sediakan pula buku-buku di rumahmu, sehingga apabila rohanimu haus dan lapar, rohanimu akan mendapatkan minuman dan makanannya (Ali Syariati)
  5. Siapapun yang terhibur dengan buku-buku, kebahagian tak akan sirna dari dirinya (Ali bin Abi Thalib)
  6. Bodoh itu adalah mendengar tapi tidak mengerti (Imam Al – Ghazali)

Ketika engkau sudah berada di jalan yang benar menuju Allah SWT, maka berlarilah. Jika sulit bagimu, maka berlari kecillah. Jika Kamu lelah, berjalanlah. Jika itupun tidak mampu, merangkaklah. Namun, jangan pernah berbalik arah atau berhenti (Imam Syafii)

Alhamdulillah Segala puji hanya milik Alloh SWT. Dialah Alloh, Dzat Yang Maha Menguasai segala-galanya. Tiada satupun kejadian kecuali ada dalam genggaman-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw. Berani mengakui kebaikan orang lain adalah salah satu kunci penting dalam pergaulan kita dengan sesama manusia karena, ada tipe orang yang tidak bisa melihat orang lain lebih dari dirinya. Orang yang demikian namanya pendengki. Dengki adalah sifat yang sangat berbahaya. Seorang pendengki itu susah lihat orang lain senang dan senang lihat orang lain susah. Orang yang demikian akan merugi karena habis pahala yang dimilikinya. Rosululloh SAW bersabda, “Jauhi oleh kalian sifat dengki, karena dengki itu memakan kebaikan bagaikan api menghabiskan kayu bakar.” (HR. Abu Daud)

Alloh SWT menciptakan orang lain punya kelebihan adalah supaya kita bisa belajar darinya. Alloh SWT takdirkan ada orang lain yang berjasa kepada kita adalah supaya kita bisa berterima kasih sehingga jadilah ladang pahala untuk kita karena berterima kasih kepada manusia merupakan bagian dari bentuk rasa syukur kepada Alloh SWT. Rosululloh SAW bersabda, “Tidak termasuk bersyukur kepada Alloh SWT, siapa yang tidak berterima kasih kepada sesama manusia.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud)

Sikap berani mengakui kebaikan orang lain adalah bentuk kerendahan hati dan akan menjauhkan diri kita dari kesombongan. Sikap ini juga akan memudahkan kita untuk menambah ilmu dari kelebihan dan kebaikan orang lain. Sedangkan tiada yang menjanjikan dari bertambahnya ilmu selain dari bertambahnya pintu-pintu kebaikan. Semoga kita termasuk hamba-hamba Alloh SWT. yang berani mengakui kelebihan orang lain sehingga kita bisa selalu terus belajar dan meningkatkan kualitas diri kita.

 

Lahir : ditolong oleh orang lain
Nama : diberi oleh orang lain
Pendidikan : didapat dari orang lain
Gaji : diterima dari orang lain
Kehormatan : diberikan oleh orang lain
Mandi pertama : dilakukan oleh orang lain.
Mandi terakhir: dilakukan oleh orang lain
Harta setelah meninggal : menjadi hak orang lain
Pemakaman : dilakukan oleh orang lain

Ternyata sejak lahir hingga meninggal kita selalu membutuhkan Orang Lain. Kita mulai sadar dimana kehebatan kita. Mari kita mempererat persahabatan kita, boleh jadi kita masuk surga juga karena orang lain.

  1. Kita mengetahui, solat secara berjemaah itu adalah sunnah, mendapat lebih 27 darjat lebih berbanding solat bersendirian. Tetapi ruginya kita masih tidak mampu untuk berjemaah di masjid atau surau.
  2. Kita mengetahui, bahwa ucapan “Subhaanallaahi wa bihamdihi” sebanyak 100 kali dalam sehari akan menghapuskan dosa-dosa kita, walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan. Akan tetapi sayang, Berapa banyak hari kita yang berlalu tanpa kita mengucapkannya sedikitpun.
  3. Kita mengetahui, bahwa pahala dua rakaat Dhuha setara dengan pahala 360 sedekah, akan tetapi sayang, hari berganti hari tanpa kita melakukan solat Dhuha.
  4. Kita mengetahui, bahwa orang yang berpuasa sunnah kerana Allah satu hari saja, akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 musim atau 70 tahun perjalanan. Tetapi sayang, kita tidak mahu menahan lapar.
  5. Kita mengetahui, bahwa siapa yang menjenguk orang sakit akan diikuti oleh 70 ribu malaikat yang memintakan ampun untuknya. Tetapi sayang, kita belum juga menjenguk satu orang sakit pun minggu ini.
  6. Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu membangun masjid kerana Allah walaupun hanya sebesar sarang burung, akan dibangunkan sebuah rumah di syurga. Tetapi sayang, kita tidak tergerak untuk membantu pembangunan masjid walaupun hanya dengan beberapa ringgit.
  7. Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu  anak yatim ,pahalanya seperti berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang berpuasa sepanjang hari tanpa berbuka, atau orang yang solat sepanjang malam tanpa tidur. Tetapi sayang, sampai saat ini kita tidak berniat membantu seorang pun anak yatim.
  8. Kita mengetahui, bahwa orang yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, baginya sepuluh kebaikan dan satu kebaikan akan di lipatgandakan sepuluh kali. Tetapi sayang, kita tidak pernah meluangkan waktu membaca Al-Qur’an dalam jadual harian kita.
  9. Kita mengetahui, bahwa haji yang mabrur, tidak ada pahala baginya kecuali syurga, dan akan diampuni dosa-dosanya sehingga kembali suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya. Tetapi sayang, kita tidak bersemangat untuk melaksanakannya, padahal kita mampu melaksanakannya.
  10. Kita mengetahui, bahwa haji yang mabrur, tidak ada pahala baginya kecuali syurga, dan akan diampuni dosa-dosanya sehingga kembali suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya. Tetapi sayang, kita tidak bersemangat untuk melaksanakannya, padahal kita mampu melaksanakannya.
  11. Kita mengetahui, bahwa orang mukmin yang paling mulia adalah yang yang paling banyak solat malam, dan bahawasanya Rasulullah SAW dan para sahabatnya tidak pernah meremehkan solat malam ditengah segala kesibukan dan jihad mereka. Tetapi sayang kita terlalu meremehkan solat malam.
  12. Kita mengetahui, bahwa hari kiamat pasti terjadi, tanpa ada keraguan, dan pada hari itu Allah akan membangkitkan semua yang ada di dalam kubur. Tetapi sayang, kita tidak pernah mempersiapkan diri untuk hari itu.
  13. Kita sering menyaksikan orang-orang yang meninggal mendahului kita. Tetapi sayang, kita selalu hanyut dengan senda gurau dan permainan dunia seakan kita mendapat jaminan hidup selamanya.

.

Setiap orang yang hendak dijemput oleh ajalnya meminta lebih banyak waktu. Sementara semua orang yang masih memiliki waktu membuat alasan untuk menunda-nunda.

  1. Kalau berselisih dengan pelanggan…walaupun kita menang…pelanggan tetap akan lari…
  2. Kalau berselisih dengan rekan sekerja.. Walaupun kita menang…Tiada lagi semangat bekerja dalam tim…
  3. Kalau  berselisih dengan boss…Walaupun kita menang….Tiada lagi masa depan di tempat itu…
  4. Kalau berselisih dengan keluarga… Walaupun kita menang…Hubungan kekeluargaan akan renggang…
  5. Kalau berselisih dengan teman… Walaupun kita menang… Yang pasti kita akan kekurangan teman…
  6. Kalau berselisih dengan pasangan… Walaupun kita menang… Perasaan sayang pasti akan berkurang…
  7. Kalau berselisih dengan siapapun… Walaupun kita menang… Kita tetap kalah…
  8. Yang menang, hanya ego diri sendiri yang tinggi dan naik adalah emosi……
  9. Yang jatuh adalah citra dan jati diri kita sendiri…..tidak ada artinya kita menang dalam perselisihan…