Tampung hujan, solusi banjir kota Padang

Pembangunan tak bisa dielakkan. Persawahan kota padang akan semakin berkurang. Rawa dan semak kosong sudah beralih jadi perumahan. Permukaan tanah sudah berganti jadi beton. Sedangkan kota Padang adalah salah satu kota yang curah hujannya tertinggi di Indonesia. Sanggupkah kali dan bandar kita menampung air bak galodo itu?
Salah satu solusinya adalah tampung hujan. Program tampung hujan ini bisa dilakukan oleh masing-masing KK atau rumah, sebagaimana yang umum dilakukan di kampung saya di Sungai Geringging yang masing-masing rumah punya “kulah” penampung air hujan. Pada zaman sekarang, fungsi kulah sepertinya bisa diganti dengan “galon oren” yang biasa terpasang di bagian atap rumah.
Atau bisa juga dilakukan oleh pemerintah, dengan membuat instalasi penampung hujan yang terintegrasi dengan PDAM. Salah satu teknologinya yaitu menggunakan alat semacam payung terbalik yang dipasang di sepanjang jalan. Bisa menampung hujan, sekalian bisa juga jadi hiasan, dan tempat berteduh jika siang terik kepanasan.

Tampung hujan ini bahasa kerennya rainwater harvesting

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>